Layanan Pertanahan di Banten Tetap Buka Terbatas Selama Cuti Lebaran 2026
Banten – Layanan pertanahan di Provinsi Banten tetap beroperasi selama masa cuti bersama Idulfitri 2026. Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menginstruksikan seluruh Kantor Pertanahan kabupaten/kota untuk membuka pelayanan secara terbatas.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Menteri ATR/Kepala BPN yang dituangkan dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal. Dalam aturan itu, pelayanan tetap berjalan setiap hari kerja cuti bersama mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Ketentuan ini merujuk pada Surat Sekretaris Jenderal ATR/BPN Nomor KP.06/331-100/III/2026 tentang layanan pertanahan selama cuti bersama Idulfitri 2026 dan Hari Raya Nyepi, yang ditandatangani Dalu Agung Darmawan. Melalui kebijakan tersebut, kantor pertanahan diminta tetap memberikan layanan, terutama di wilayah tujuan mudik.
Sebagai daerah yang menjadi salah satu tujuan pemudik, Banten dinilai perlu memastikan ketersediaan layanan bagi masyarakat. Untuk itu, seluruh kepala kantor pertanahan diminta mengatur petugas piket, baik di bagian front office maupun back office, agar pelayanan tetap berjalan optimal.
Harison menegaskan, kesiapan petugas dilakukan untuk menjamin masyarakat tetap dapat mengakses layanan pertanahan selama periode cuti bersama.
Adapun layanan yang tetap tersedia meliputi informasi dan konsultasi pertanahan, penyerahan produk layanan, pengecekan plot peta, monitoring pertanyaan masyarakat, serta penanganan pengaduan melalui media sosial resmi masing-masing kantor.
Berdasarkan surat edaran tersebut, pelayanan dilaksanakan pada 18, 19, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Kantor Pertanahan di ibu kota provinsi diwajibkan tetap buka, sementara kantor lainnya menyesuaikan kebutuhan wilayah, khususnya di daerah tujuan mudik.
Masyarakat juga diimbau untuk memantau informasi terbaru melalui kanal media sosial resmi Kantor Pertanahan setempat guna mengetahui jadwal operasional secara lebih rinci.
Redaksi | Tim Jejak Tanah ID

