Menteri ATR/BPN Serap Masukan Daerah, Evaluasi Layanan Pertanahan di Jawa Barat

Menteri ATR/BPN Serap Masukan Daerah, Evaluasi Layanan Pertanahan di Jawa Barat
Karawang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menggelar pengarahan bersama para Kepala Kantor Pertanahan kabupaten/kota di Jawa Barat di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Rabu (07/01/2026). Kegiatan ini menjadi sarana dialog langsung untuk menggali persoalan pelayanan pertanahan di daerah sekaligus menjaring masukan sebagai bahan evaluasi kebijakan nasional.
Menteri Nusron menyampaikan bahwa forum tersebut dirancang untuk memperoleh gambaran riil mengenai tantangan yang dihadapi jajaran Kantor Pertanahan di lapangan. Ia mendorong para pimpinan satuan kerja agar terbuka menyampaikan kendala, termasuk jika terdapat kebijakan atau regulasi yang dinilai perlu disesuaikan.
Menurutnya, pengarahan ini tidak dimaksudkan sebagai agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebutuhan faktual di daerah. Dengan mendengar langsung aspirasi daerah, perbaikan kebijakan dan tata kelola pertanahan diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, lima Kepala Kantor Pertanahan di Jawa Barat menyampaikan pandangan dan usulan, yakni dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Karawang. Berbagai isu operasional dan masukan perbaikan layanan menjadi pokok pembahasan dalam dialog tersebut.
Seluruh masukan yang dihimpun akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Kegiatan ini dipandu oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yanuar Hikmat Ginanjar. Menteri ATR/Kepala BPN turut didampingi oleh Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Virgo Eresta Jaya, Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan dan Tata Ruang I Ketut Gede Ary Sucaya, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Shamy Ardian.
Redaksi | Tim Jejak Tanah ID
