Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Papua Anugerahi Kantah Kabupaten Merauke Predikat Pelayanan Publik "Sangat Baik"

Jayapura, 18 Februari 2026 – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua menerima penghargaan bergengsi dari Ombudsman Republik Indonesia atas prestasi salah satu satuan kerjanya, Kantor Pertanahan Kabupaten Merauke. Penghargaan ini diberikan atas capaian Kualitas Tertinggi (Zona Hijau) dengan kategori Pelayanan Publik Sangat Baik.

Penyerahan Piagam Penghargaan dilakukan secara khidmat oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Papua, Yohanes Baptista Joko Rusmanta, kepada Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua, Roy Wayoi, bertempat di Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua, Jayapura, pada Rabu (18/02).

Dalam sambutannya, Yohanes Baptista Joko Rusmanta menyampaikan bahwa penilaian ini didasarkan pada pemenuhan standar pelayanan publik, sarana prasarana, kompetensi penyelenggara, serta pengelolaan pengaduan yang dijalankan secara konsisten oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Merauke.

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi jajaran BPN di Merauke. Namun, kami juga berharap kepada Bapak Roy Wayoi selaku Kakanwil, agar keberhasilan ini menjadi standar baru yang diikuti oleh seluruh Kantor Pertanahan di bawah satuan kerja Kanwil BPN Papua. Kualitas pelayanan publik di tanah Papua harus meningkat secara merata," ujar Yohanes.

Merespons penghargaan tersebut, Kakanwil BPN Provinsi Papua, Roy Wayoi, menyatakan rasa bangga dan apresiasinya kepada jajaran Kantah Kabupaten Merauke. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan merupakan akhir dari pencapaian, melainkan batu loncatan untuk inovasi yang lebih besar.

"Penghargaan dari Ombudsman RI ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam melakukan transformasi birokrasi. Saya mengharapkan seluruh Kepala Kantor Pertanahan di jajaran Kanwil BPN Papua segera mengikuti jejak Kantah Kabupaten Merauke dalam meningkatkan kualitas layanan," tegas Roy Wayoi.

Lebih lanjut, Roy Wayoi menekankan target besar bagi seluruh satuan kerja di bawah kepemimpinannya untuk segera berakselerasi menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Kita tidak boleh berpuas diri. Target kita adalah menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan transparan, tetapi juga benar-benar bersih dari segala bentuk pungutan liar dan maladminstrasi, demi mewujudkan zona integritas menuju WBBM di seluruh Papua," pungkasnya.

Redaksi | Tim Jejak Tanah ID