Percepat Pendaftaran Tanah, Kementerian ATR/BPN Perluas Kolaborasi KKN Tematik dengan Kampus

Percepat Pendaftaran Tanah, Kementerian ATR/BPN Perluas Kolaborasi KKN Tematik dengan Kampus
JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menginstruksikan jajarannya untuk mempererat kolaborasi dengan perguruan tinggi guna mempercepat pendaftaran tanah di Indonesia. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, mahasiswa diharapkan dapat membantu proses administrasi dan pendataan di lapangan, khususnya untuk tanah wakaf serta rumah ibadah.
Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) di Jakarta, Rabu (14/01/2026), Menteri Nusron menekankan bahwa keterlibatan akademisi, terutama dari jurusan teknis seperti Geodesi, merupakan solusi praktis untuk mengejar target nasional. Ia merujuk pada keberhasilan di wilayah Pekalongan, di mana sinergi dengan kampus terbukti efektif dalam mempercepat sertifikasi tanah wakaf secara signifikan.
Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan, menambahkan bahwa dukungan anggaran untuk program KKN tahun 2026 harus dipastikan matang. Hal ini krusial untuk mendukung target pendaftaran enam juta bidang tanah tahun ini. Senada dengan itu, Sekjen ATR/BPN Dalu Agung Darmawan melaporkan bahwa pihaknya juga akan menerjunkan 619 Taruna STPN dalam program praktik tata laksana pertanahan untuk memperkuat aspek teknis dan kearsipan menuju transformasi sertifikat elektronik.
Strategi pelibatan sumber daya mahasiswa ini diharapkan menjadi tenaga tambahan yang optimal bagi kantor-kantor wilayah BPN di seluruh Indonesia dalam meningkatkan akurasi data dan kecepatan layanan pertanahan.
Redaksi | Tim Jejak Tanah ID
